Tampilkan postingan dengan label JAWA TENGAH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label JAWA TENGAH. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 April 2016

26 Tempat Wisata Terbaik di Batang Jawa Tengah

Batang merupakan sebuah Daerah yang berada di Jawa Tengah, dengan Ibukotanya Batang. Batang sendiri berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Kendal di timur, Kabupaten Banjarnegara di selatan, serta Kabupaten Pekalongan di sebelah barat. Sebagian besar wilayah kabupaten Batang merupakan perbukitan dan pegunungan. Dataran rendah di sepanjang pantai utara tidak begitu lebar. Di bagian selatan adalah terdapat Dataran Tinggi Dieng, dengan puncaknya Gunung Prau.

Batang sendiri merupakan sebuah daerah yang mempunyai segudang tempat wisata yang sangat indah diantaranya seperti wisata alam, wisata religi serta wisata sejarah semua ada di Batang, jika anda ingin berlibur disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara, pasangan maupun keluarga dijamin pastiliburan kalian akan lebih menyenangkan.

Berikut 26 daftar Tempat Wisata Terbaik di Batang yang wajib harus anda kunjungi jika anda sedang berkunjung ke Batang

1. Pantai Sigandu



Pantai Sigandu terletak di Desa Klidang Lor, Kecamatan Batang dan hanya berjarak sekitar 4 km dari Alun-alun Batang atau 2 km sebelah utara kota Batang. Selain pantai, didalam area sini juga terdapat taman safari. Fasilitas wisata dipantai ini juga cukup lengkap. Selain bisa menikmati suasana pantai yang bersih dan menyenangkan di pantai ini kita juga bisa melihat kegiatan nelayan yang tinggal disekitar pantai ini saat melakukan pelelangan ikan. Fasilitas yang dihadirkan dalam Pantai Sigandu ini cukuplah lengkap diantaranya yaitu pemondokan, mck, taman bermain serta yang paling menarik yaitu dermaga tempat berlabuhnya kapal nelayan. Waktu yang paling tepat untuk datang ke Pantai Sigandu adalah pada sore hari karena kita bisa melihat pemandangan sunset yang indah.

2. Pantai Ujung Negoro 



Pantai ini berada di Ujungnegoro Kecamatan Kandeman. Untuk menuju pantai ini, Wovger harus menempuh jarak sekitar 20 Km kesebelah timur laut dari Kota Batang. Di panti ini kita akan dimanjakan dengan pemandangan tebing karang di tepi laut yang eksotis. Pada dataran pantai yang tinggi juga terdapat sebuah Gua bernama Aswotomo dan sebuah pemakaman kecil peninggalan dari Syeikh Maulana Maghribi. Di sekitar kawasan ini juga tersedia tempat yang menarik untuk bersampan dan untuk memancing. Selain itu Pantai Ujung Negoro ini juga memiliki ombak yang tidak tidak terlalu besar sehingga anda bisa bermain air di garis pantai maupun berenang yang tentunya anda harus berhati-hati. Fasilitas yang dihadirkan dalam sekitar Pantai Ujung Negoro ini juga sangat memadai sekali yaitu dengan adanya area bermain untuk anak-anak, dermaga, pemondokan serta kebersihan pantai yang sangat bersih sekali akan membuat liburan anda terasa menyenangkan.

3. Pantai Celong



Pantai Celong terletak di Desa Mangunsari, Kecamatan Banyuputih. Pantai Celong memang berada tidak jauh dari rel kereta api jalur utara. Jalan menuju ke pantai ini dikelilingi oleh perbukitan yang ditanami pohon randu yang merupakan bahan baku pembuat kapuk. Di pantai ini wisatawan dapat menikmati fenomena alam luar biasa yaitu sunset dan sunrise. Dengan pemandangan laut yang luar biasa serta hembusan angin laut yang menempel di kulit kita akan membuat suasana liburan bertambah menyenangkan ditempat wisata Pantai Celong ini.

4. Pantai Pelabuhan



http://visitcentraljava.com/media/pantai-pelabuhan-batang.jpg

Pantai Pelabuhan Batang Lokasinya berada di Desa Ketanggan Kecamatan Gringsing yang berjarak kurang lebih sekitar 50 km dari pusat kota Batang. Pantai ini sangat bagus untuk dijadikan tempat memancing dan disini juga terdapat sumber air tawar yang berada di tepi pantai. Pantai Pelabuhan Batang sebuah kawasan pantai utara Batang yang mempunyai pemandangan sangat indah. Di pantai ini pada dataran tingginya juga terdapat Goa Aswotomo dan makam kecil peninggalan Syeikh Maulana Maghribi

5. Pantai Jodoh



Pantai Jodo Lokasinya berada di desa Sidorejo, Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang. Jika dari jalan pantura Plalen jaraknya sekitar 10 kilometer / dapat ditempuh dengan waktu 25 menit. Objek wisata di pantai ini menawarkan pemandangan luar biasa yaitu pasir laut yang halus serta phon cemara laut yang berada disekelilingnya. Jika beruntung pada musim panen, wisatawan dapat membali semangkan dan melon dengan harga murah, karena disini banyak sekali perkebunan buah tersebut. Pantai ini sangat cocok buat liburan bersama keluarga.

6. Curug Genting



Curug Genting ini berlokasi di wilayah Kecamatan Blado, yang berjarak kurang lebih 38 km ke arah selatan dari Kota Batang. Air terjun ini memiliki ketinggian 40 m dan dikelilingi hutan pinus di sekitarnya. Keindahan dari Curug Genting ini sudah tampak dari kejauhan sebelum kita sampai di lokasi air terjun dimana Curug Genting lebih banyak dikelilingi oleh hutan pinus yang tentu menjadi ciri khas tersendiri bagi para wisatawan yang datang. Sungguh pemandangan yang eksotis. Lokasi wisata ini masih sangat alami disini kita bisa merasakan sejuknya air terjun dan teduhnya suasana hutan. Dengan suhu udara yang masih segar dan alam pedesaan yang masih asri menghijau, Curug Genting ini adalah tempat yang sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi yang menyenangkan bersama kerabat ataupun keluarga.

7. Curug Gombong 



Curug Gombong berada di desa Gombong, tepatnya 6 km sebelah selatan Kecamatan Subah. Air Terjun ini memiliki ketinggian 13 m membelah batuan berlapis rata alami (batu rai) dengan debit air yang cukup deras sehingga anda wajib waspada ketika bermain dibawah air terjun ini.. Disekitar kiri kanan air terjun ini, kita akan disuguhi tebing tinggi. Panorama keindahan alamnya masih sangat alami. Sungguh sangat menyenangkan jika menghabiskan waktu disini. Curug Gombong ini menawarkan keindahan alam yang sangat indah. Kondisi alam sekitar yang asri membuat kawasan ini elok dipandang. Pesona alam yang masih sangat asri tentu saja menjadi daya tarik yang besar bagi masyarakat untuk terus mengunjungi Curug Gombong setiap musim liburan tiba.

8. Curug Sijeglong
 

 

Curug Sijeglong terletak di Desa Margosono, Kecamatan Tersono yang wilayahnya berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Kendal. Curug ini terdiri dari 4 tingkatan yang masing-masing tingkatan mempunyai kolam atau dalam bahasa setempat disebut dengan jeglong yang bisa digunakan sebagai tempat untuk berenang. Itu lah kenapa air terjun ini disebut dengan nama Curug Sijeglong. Curug Sijeglong yang merupakan salah satu air terjun yang ramai dikunjungi oleh banyak wisatawan. Selain menawarkan kesejukan air terjun anda juga bisa menikmati bagaimana rasanya treking ataupun berjalan menunjuk ke puncak air terjun yang tentunya akan memberikan suatu pengalaman yang menyenangkan sekali.

9. Curug Sodong
 


Curug Sodong Terletak di Desa Sodong Kecamatan Wonotunggal dengan jarak ± 17 km dari ibu kota Kabupaten Batang dengan ketinggian 600 - 800 m dari permukaan laut. Desa Sodong memiliki potensi yang dalam pembangunan yaitu Curug dan Agrowisata Salak Sodong, selain itu juga dikenal sebagai penghasil kapulogo, panili, dan cengkeh. Salak Sodong pada tahun 1999 pernah menjadi juara lomba buah Tingkat Jawa Tengah. Curug Sodong bisa ditempuh dengan menggunakan kendaraan pribadi selama kurang lebih selama 1 jam dari Kota Batang.

10. Curug Agung
 

 

Curug Agung  Berlokasi di Dukuh Pagedigan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang. Curug Agung yang merupakan wisata air terjun yang baru saja dibuka setahun silam. Pemandangan dari Curug Agung yang begitu indah tampaknya telah mengundang pensaran dari banyak wisatawan yang terus datang ke Curug Agung untuk menikmatinya secara langsung. Suasana dari Curug Agung yang segar dengan banyaknya pepohonan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang berkunjung ke Curug Agung. Selain menikmati pemadangan alam tentu anda juga bisa berenang langsung dibawah terjangan air terjun dimana sudah disediakan kolam yang cukup luas.

11. Curug Botoh
 

 

Curug Botoh  berlokasi di Desa Banteng, Rejosari Barat, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Keindahan dari Curug Botoh yang ada di kabupaten Batang tampaknya telah mempesona banyak wisatawan untuk datang berlibur dimana ada banyak sekali wisata air terjun yang bakal anda jumpai ketika berada di Batang. Curug Botoh menjadi satu diantara banyaknya curug di Batang yang memiliki keindahan alam yang begitu luar biasa sekali dimana ini terlihat dari pemandangan alam sekitar Curug Botoh yang masih terlihat sangat asri. Apalagi debit air yang mengalir dari Curug Botoh yang cukup besar juga menambah keseruan tersendiri untuk menikmati air terjun dan mandi langung dibawah air terjun untuk merasakan kesegaran nya. Tentunya berlibur ke Curug Botoh akan memberikan suatu pengalaman tersendiri yang sangat berkesan dan membuat liburan anda terasa semakin sempurna saja.

12. Curug Bidadari
 

 

Curug Bidadari Berlokasi di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang. Curug Bidadari merupakan salah satu air terjun yang patut untuk anda telusuri lebih dalam lagi bila berlibur ke kabupaten Batang dimana air terjun ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan air terjun lainnya yang sering anda jumpai. Lokasi dari Curug Bidadari kita ketahui lebih banyak diapit oleh bebatuan pegunungan yang tentu membuat pemandangan dari Curug Bidadari semakin indah dan terlihat begitu alami dengan banyak pepohonan disekitar air terjun. Jumlah pengunjung yang datang setiap hari nya terus mengalami peningkatan yang pesat dimana ini menunjukan antusias dari masyarakat cukuplah besar. Selain itu juga tersedia kolam yang dapat anda gunakan untuk berenang sambil menikmati kesegaran air terjun yang membasahi seluruh tubuh anda.

13. Cagar Budaya Silurah
 


Cagar Budaya yang tersimpan di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, berupa arca Ganesha, arca Siwa, Yoni dan fragmen-fragmen lainnya yang diperkirakan berasal dari abad 9 M. seperti patung Ganesya dan peninggalan bercorak Hindu lainnya seperti lingga yoni, serta umpak berundak bekas reruntuhan candi.

14. Prasasti Sojomerto
 


Prasasti Sojomerto terletak di Desa Sojomerto, Kecamatan Reban. Prasasti ditulis dengan huruf Pallawa, menggunakan Bahasa Melayu Kuno, dan diperkirakan berasal dari pertengahan akhir abad ke-7. Prasasti Sojomerto merupakan bukti awal keberadaan Wangsa Syailendra di Jawa Tengah yang kelak melahirkan raja-raja di Jawa. Yang dibuat pada abad ke VII atas perintah Raja Syailendra dari Kerajaan Sriwijaya.

15. Batu Gamelan
 


Desa Tosa, Kecamatan Bandar, berupa gundukan batu-batu besar yang merupakan peninggalan dari jaman megalitikum. Gundukan batu-batu besar di kaki sebuah bukit dibawahnya terhampar areal persawahan yang subur terletak di Desa Tosa Kecamatan Bandar, dipercayai sebagai peninggalan kuno, megalitikum. Orang menamakannya dengan Batu Gamelan yang konon kabarnya waktu malam bulan purnama pedhukuhan-pedhukuhan disekitar situs tersebut sesekali mendengar bunyi puluhan batu yang dipukul beramai-ramai (kothekan). Gundukan batu-batu besar yang menempati areal 600 meter persegi tersebut tidak berbentuk gamelan tetapi bisa mengeluarkan bunyi dengan nada yang berbeda-beda apabila dipukul. Sampai sekarang batu tersebut masih ada dan sering dipukul oleh anak-anak pencari rumput, suara yang keluar dari batu-batu itu nyaring terdengar sampai ratusan meter jauhnya.

16. Situs Gajah Indra
 


Desa Brokoh, Wonotunggal berupa Batu Gajah atau patung “Gajah Indra”, di tepian Sungai Kupang, berukuran 90 x 60 cm. Di sekitar situs ada arca yang tersebar di persawahan. Batu Gajah atau patung Gajah Indra merupakan peninggalan purbakala yang terdapat di Desa Brokoh Kecamatan Wonotunggal yang tepatnya +  200 m di tepian aliran sungai kupang tersebut berukuran 90 x 60 cm dan ketebalan 30 cm.Pada satu sisinya terdapat relief manusia berjongkok dibawah badan gajah yang berdiri,disisi lainnya terdapat relief anak kecil dan tangan orang dewasa seolah meletakan anaknya dipunggung gajah,namun yang patut disayangkan bentuk arca tersebut sudah tidak lengkap lagi karena bagian belailainya telah patah dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab.


17. Desa Wisata Pranten
 


Desa Pranten merupakan desa tertinggi dan terluar di Kabupaten Batang, karena termasuk dalam kawasan Dataran Tinggi Dieng. Berada pada ketinggian 1700 mdpl, di Desa Pranten terdapat sumber mata air hangat yang dimanfaatkan warga sekitar serta menjadi sentra sayur mayur.

18. Agrowisata Selopajang Timur


Agrowisata Selopajang Timur berada di desa Selopajang timur kecamatan Blado. Disini wisatawan dapat menikmati udara sejuk pegunungan yang masih alami. Objek wisata di lokasi ini menawarkan teman buah-buahan, kolam renang, kolam terapi ikan, fasilitas tempat berkumpul seperti aula, lapangan, dan yang tidak kalah menariknya adalah berbagai permainan outbound.

19. Telaga Dringo


Telaga Dringo atau Sidringo terletak di Desa Mojotengah, Kecamatan Reban yang wilayahnya berbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara. Telaga yang berada di perbukitan Dieng ini sering disebut-sebut sebagai Ranu Kumbolonya Batang. Telaga Dringo merupakan kawah bekas gunung yang pernah meletus pada tahun 1786. Telaga ini adalah telaga yang jarang dikunjungi oleh wisatawan Dieng, treking yang jauh sulit dan jalan yang kurang bagus menjadi alasan utama. Terutama perjalanan antara Desa Kembang langit sampai desa Gerlang.

 20. Agrowisata Pagilaran
 


Agrowisata Pagilaran ber ada di desa Bawang kecamatan Blado, 40 Km arah selatan dari pusat kota Batang. Agrowisata ini dibangun diatas areal seluas 1.131,25 Ha. Sangat luas untuk Anda yang ingin bersenang-senang dengan merasakan menyatu dengan alam. Di sini Anda bisa melihat luasnya kebun teh dengan suasana yang sejuk. Selain itu, ada juga arena outbound yang bisa Anda nikmati untuk menantang adrenalin. Tempat ini sering sekali digunakan sebagai tempat untuk penyelenggaraan rapat-rapat, pertemuan, kursus dan pelatihan karena tersedianya Wisma, Home Stay, Ruang Rapat dan Ruang Pertemuan. Sebuah fasilitas yang sangat lengkap untuk sebuah tempat wisata. Selain itu kita juga bisa melihat aktivitas penduduk yang sedang memanen daun teh atau membeli daun teh yang sudah siap diseduh di pabriknya.

21. Agrowisata Salak Sodong
 


Agrowisata Salak Sodong berada satu lokasi dengan Curug Sodong yaitu di Desa Sodong, Kecamatan Wonotunggal. Di desa ini kita bisa melihat banyak sekali kebun salak milik warga. Jika masa panen sudah tiba, kita bisa membeli dan memetik salak tersebut langsung dari pohonnya. Kelebihan salak Sodong dengan salak lainnya adalah ukurannya yang besar dan rasanya yang manis. Tempat ini berada di ketinggian 600 - 800 m dari permukaan air laut. Desa Sodong mempunyai potensi alam yang masih dalam pembangunan yaitu Curug serta Agrowisata Salak Sodong, selain itu Desa Sodong juga dikenal sebagai desa penghasil kapulogo, panili, dan cengkeh.

22. Taman Budaya Dan Rekreasi Kramat
 


Tempat wisata ini berada sekitar 1 kilometer dari pusat kota Batang, tepatnya di kelurahan Proyonanggan. Posisinya berada di tepi sungai yang bernama 'Kali Kramat'. Di tempat wisata ini wisatawan dapat menikmat berbagai pengetahuan tentang budaya kota Batang yang dibalut rapi dengan dunia rekreasi pariwisata. Seperti pertunjukan adat budaya dan seni sering ditampilkan di taman Budaya Dan Rekreasi tersebut. Tempat ini dipercayai sebagai awal mula terbentuknya kota Batang yang berhubungan dengan legenda Bahurekso.

23. Pemandinan Air Panas Sangubanyu
 

 

Pemandingan Air Panas Sangubanyu berada di daerah lereng pegunungan di Batang, udara yang sejuk akan menantiasa menemani wisatawan ketika berada di objek wisata air panas Sangubanyu ini. Dalam bahasa jawa sangu memiliki arti bekal dan banyu artinya air. Jadi Sangubanyu ini bisa diartikan sebagai membawa bekal air karena disini banyak sekali air bersih yang keluar dari dasar tanah. Kandungan yang ada di air panas / belerang ini memiki kasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit kulit, terutama gatal-gatal.

24. Tubing Pandansari
 


Objek wisata Tubing Pandansari belokasi di desa Pandansari kecamatan Warungasem sekitar 15 kilometer dari pusat kota Batang ke arah barat.  Ini adalah objek wisata alam / outdoor yang bisa dinikmati bersama-sama. Wisatawan dapat merasakan melintasi sungai di daerah tersebut dan memalukan berbagai kegiatan outdoor seperti outbound, camping / kemah.

25. Ecopark Bandar
 


Bandar Ecopark lokasinya sekitar 18 kilometer dari pusat kota Batang, tepatnya di desa Wonokerto, kecamatan Bandar. Lokasinya agak jauh dari pantai, karena disini wisatawan akan disuguhkan dengan berbagai macam wahana permainan air yang didapatkan dari air murni asli dari pegunungan di Batang. desain yang menarik di pandang mata akan membuat pengunjung jenak berada di tempat ini sambil belajar pengalaman baru di tempat wisata ini. Disini kita bisa membawa anak-anak karena terdapat juga fasilitas kolam renang anak. Yang unik adalah kolam renang ini dikelilingi oleh sawah terasing dan beberapa pepohonan yang membuat tempat ini semakin sejuk. Sumber airnya memang dari mata air alami dan kebersihannya sangat terjaga kolam renang ini memang cocok untuk keluarga karena kolam renang ini berasal dari sumber mata air alami.

26. Batang Dolphin Center
 


Batang Dolphin Center yang terletak di area Pantai Sigandu Kabupaten Batang merupakan tempat penangkaran sekaligus objek wisata yang menampilkan atraksi lumba-lumba, tempat ini merupakan unit yang dikelola oleh Taman Safari Indonesia. Selain bisa melihat pertunjukan lumba-lumba, pengunjung juga dapat berkeliling ke area taman safari untuk melihat beragam koleksi satwa yang ada disini.  Kegiatan wisata yang dapat kalian temukan disini antara lain seni pertunjukan dari sang dolphin / limba-lumba pintar dalam sebuah permainan (seperti sirkus lumba-lumba). Selain itu disini terdapat juga kumpulan binatang yang di tata rapi di kebun binatang mini, water park, kolam ikan tawar dan laut, penyu dan kura-kura.
Read More

Sabtu, 16 Januari 2016

23 Tempat Wisata Terbaik di Klaten Jawa Tengah

Klaten adalah sebuah daerah di Provinsi Jawa Tengah. Daerah ini berbatasan dengan Kabupaten Boyolali di utara, Kabupaten Sukoharjo di timur, serta Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di selatan dan barat. Kompleks Candi Prambanan, salah satu kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia, berada di Kabupaten Klaten.

Klaten mempunyai segudang tempat wisata dengan pemandangan yang sangat indah, jika anda ingin berlibur disinilah tempat yang cocok, dijamin anda tidak akan kecewa apalagi jika anda berkunjung dengan sanak saudara, pasangan ataupun keluarga dijamin pasti liburan kalian akan lebih menyenangkan.

Berikut 23 daftar Tempat Wisata Terbaik di Klaten yang wajib harus anda kunjungi jika anda sedang berkunjung ke Klaten

1. Umbul Ponggok


Umbul Ponggok adalah salah satu tempat wisata di Klaten Jawa Tengah, Umbul Ponggok lokasinya berada di Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten. Tempat wisata ini merupakan sebuah kolam besar yang berukuran 6000 meter persegi yang juga memanfaatkan sumber mata air sehingga airnya cukup jernih. Di kolam ini terdapat ikan air tawar dan dasar kolamnya merupakan pasir, sehingga wisatawan bisa snorkeling sambil melihat ikan berwarna-warni disini.

2. Umbul Kapilaler


Umbul Kapilaler adalah tempat pemandian putri yang masih digunakan masyarakat setempat untuk mandi. Dasar kolam ini masih berupa batu dan tanah.  Umbul ini berada di dekat sumber mata air Si Gedang yang juga dimanfaatkan oleh sebuah perusahaan air minum untuk dikemas menjadi air minum kemasan. Umbul Kapilaler ini tidak terlalu besar. Berada di bawah rerimbunan pohon beringin dengan batu-batu besar dipinggirnya. Tempatnya yang rindang membuat wisatawan betah untuk berlama-lama di tempat ini. 

3. Umbul Jolotundo


Umbul Jolotundo terletak di Kecamatan Jatinom, tepatnya di 10 kilometer utara Kota Klaten. Konon tempat ini dibangun oleh pemerintah kolonial Belanda pada 1924 sehingga belum banyak mengalami perubahan, yakni terdapat beberapa kolam dengan kedalaman yang berbeda-beda dan masing-masing kolam dipisahkan dengan dinding batu. Mau berenang di kolam pemandian yang luas ditemani ikan-ikan kecil? Ya, Umbul Jalatunda inilah pilihannya.

4. Candi Sewu 


Candi Sewu Klaten berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Propinsi Jawa Tengah. Dari namanya kita bisa ketahui, bahwa candi ini memiliki jumlah seribu, tapi ternyata tidak demikian. Tepatnya, gugusan Candi Sewu terdiri atas 249 buah candi, terdiri atas 1 candi utama, 8 candi pengapit atau candi antara, dan 240 candi perwara. candi ini berdekatan dengan Candi Prambanan, yaitu kurang lebih 800 meter di sebelah selatan arca Rara Jongrang. Candi utama terletak di tengah, di ke empat sisinya dikelilingi oleh candi pengapit dan candi perwara dalam susunan yang simetris. 

5. Candi Lumbung 


Satu lagi candi yang menarik untuk dikunjungi di Klaten, yaitu Candi Lumbung. Candi ini berada di satu kompleks dengan Taman Wisata Candi Prambanan, yaitu di sebelah candi Bubrah. Candi ini telah masuk ke wilayah Jawa Tengah, yaitu di Kabupaten Klaten. Candi Lumbung memiliki ukuran yang tidak begitu besar, hanya berukuran 8,7 m x 8,7 m. Tinggi bangunan candi 8 m. Pada bagian tengah candi terdapat sebuah sumur candi yang difungsikan sebagai tempat menyimpan kotak peripih. Candi Lumbung tidak memiliki candi pendamping (candi perwara) dan hanya berdiri sebagai candi tunggal. 

6. Candi Plaosan


Masih di kecamatan Prambanan. Sekitar 1 km ke arah timur dari Candi Prambanan kita akan menemukan candi lain yang tidak kalah megah. Candi yang dimaksud adalah Candi Plaosan. Candi ini berada di dukuh Plaosan, desa Bugisan. Candi Plaosan merupakan sebuah candi Buddha. Hal ini ditandai dengan adanya arca Buddha serta candi-candi pendamping yang berbentuk stupa. Kompleks candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-9 oleh Raja Rakai Pikatan dan Sri Kahulunan pada masa kerajaan Mataram Kuno. Kompleks candi sendiri dibagi menjadi dua yakni Candi Plaosan Lor dan Candi Plaosan Kidul

7. Candi Merak


Candi Merak adalah peninggalan purbakala berupa kompleks percandian di Dukuh Candi, Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah . Candi merak memang tidak sepopuler dan sekeren candi prambanan. Lokasinya ada di Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko. Candi ini berukuran kecil dan ditemukan pada tahun 1925. Karena dulu di sekitar tempat ini terdapat sarang burung Merak, jadinya candi ini dinamai Candi Merak.

8. Gua Suran


Gua Suran adalah Sebuah gua yang terletak di Kalurahan Jatinom, Kecamatan Jatinom. Gua ini dipergunakan sebagai tempat sujud dan semedi Kyai Ageng Gribig pada waktu belum bias membuat masjid. Gua berbentuk leter L dengan kedalaman ± 4 m. Disamping gua terdapat Sendang Suran sebagai tempat wudlu Kyai Ageng Gribig. Lokasi ini sekarang dipergunakan untuk tempat penyebaran apem yang dilakukan tiap tiap bulan Syapar. 

9. Goa Jetis


Goa Jetis merupakan gua yang terletak di kawasan makam Ki Ageng Gribig diyakini dulu merupakan tempat untuk menyusun kekuatan laskar Ki Ageng Gribig melawan Belanda yang diketuai oleh Ki Ageng Guntur Geni, Kegiatan ritual (ziarah).

10. Pemandian Lumban Tirto


Pemandian Lumban Tirto, Terletak di Desa Daleman, Kecamatan Tulung Jarak dari kota Klaten ± 17km Luas 25m x 8m = 200m2 Luas kawasan 700m2 Kedalaman rata rata 1,5m Fungsi sebagai kolam renang Disebelah barat laut lokasi pemandian Lumban Tirto tersebut terdapat Umbul Ingas dengan pemandangan panorama yang bagus, disini sumber air ini digunakan untuk air minum Kraton Surakarta Hadiningrat atas prakarsa Paku Buwono X hingga sekarang

11. Pemandian Jolotundo


Pemandian Jolotundo terletak di Desa Jambeyan Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten, sekitar 8 kilometer dari arah Utara pusat Kabupaten Klaten. Pemandian ini memiliki luas sekitar 220 meter persegi dari kompleks areal objek wisata seluas 500 meter persegi. Terdapat 3 kolam renang dengan kedalaman yang berbeda, 2 meter, 1.5 meter dan 1meter. Jarak dari kota Klaten ± 8 km Luas 11m x 20m = 220m2 Luas kawasan 500m2 Kedalaman rata rata 2 m Fungsi sebagai tempat permandian

12. Gunung Watu Prahu 


Watu Prahu (sebuah batu yang berbentuk seperti perahu terbalik) dengan ukuran panjang sekitar lima meter dan lebar 1,5 meter yang terdapat di pinggir jalan (arah dari dan ke Desa Watu Gajah) di tengah hutan di daerah perbukitan.

13. Riverboarding di Kali Pusur


Wisatawan bisa melakukan river boarding di Sungai Pusur. River Boarding ini melintasi tiga desa di kecamatan Tulung dan juga Kecamatan Polanharjo. Jalur sepanjang 10 kilometer yang bisa ditempuh selama tiga jam. Arus sungai sepanjang jalur river boarding ini bervariasi dari yang mengalir deras, jeram atau juga ada yang mengalir pelan. Arus akan bertambah deras jika debit air meningkat saat musim hujan. anda bakal merasakan sensasi mengarungi sungai dengan arus sungai yang bervariasi, ada kalanya deras, jeram dan pelan. Tapi jangan khawatir, setiap pengarungan boarding bakal didampingi dua orang operator. 

14. Lepen Kencana Klaten


Lepen Kencono adalah sebuah objek wisata terbaru di desa Polanharjo ini. Wahana ini memanfaatkan sumber mata air Si Gedang. Lepen berarti sungai, Objek ini berada di sebuah sungai, dengan sawah di sisi atas sungai. Beberapa jenis permainan seperti slider, jembatan goyang, tubbing anak dan airnya yang jernih membuat tempat ini nyaman sebagai tempat bermain anak. Tidak dipunggut biaya khusus untuk menikmati sungai ini. Obyek wisata ini boleh dibilang ramah keluarga dan anak-anak, yakni Lepen Kencono. 

15. Kolam Renang Galuh Tirto Nirmolo


Kolam Renang Galuh Tirto Nirmolo merupakan fasilitas kolam renang yang disediakan oleh Hotel Galuh Prambanan yang beralamatkan di Jl. Manisrenggo, KM 1, Tlogo Prambanan, Klaten, Jawa Tengah 57454. Namun tempat ini sudah dikembangkan oleh pengelola untuk masyarakat luas sebagai wisata keluarga yang mengasyikkan. Anda dan keluarga dapat menikmati berenang di tempat ini dengan berbagai permainan air yang beragam. Di lokasi ini bisa dikatakan sebagai mini waterboom, sehingga banyak orang yang datang ke lokasi ini.

16. Rowo Jombor


Rowo Jombor terdapat di desa Krakitan kecamatan Bayat, menyajikan pemandangan alam yang indah dan terdapat rawa yang lumayan besar. Oleh masyarakat sekitar rawa tersebut dimanfaatkan untuk saluran irigasi dan juga ada yang memanfaatkannya untuk memelihara ikan didalam terumbu. Karena banyaknya warga yang memelihara ikan maka kemudian dibuatlah warung-warung terapung yang terletak diatas rawa. Warung-warung tersebut menyajikan hidangan dengan menu khas ikan air tawar hasil budidaya warga. Dengan banyaknya warung terapung yang terdapat di Rowo Jombor maka tempat ini sering juga disebut dengan warung apung.

17. Obyek Mata Air Cokro (OMAC)


Obyek Mata Air Cokro (OMAC) atau disebut juga Umbul Cokro Tulung ini merupakan salah satu tempat wisata yang ada di Klaten, lokasinya berada di Desa Cokro, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Tempat ini menawarkan wisata air dengan memanfaatkan sumber mata airnya langsung untuk air kolamnya. Disini terdapat kolam renang atau semacam waterpark dengan berbagai permainan, selain itu juga tersedia kolam renang alami yang berasal dari mata air murni.

18. Wisata Religi


Ada banyak wisata religi yang terdapat di daerah Klaten. Wisata religi yang terkenal terdapat di kawasan Bayat. Yaitu makam Ki Ageng Pandanaran,  merupakan salah seorang tokoh penyebar agama Islam yang merupakan murid dari Sunan Kalijaga.  Di kompleks makam ini akan kita temui gapura yang merupakan peralihan budaya dari budaya Hindu ke budaya Islam.

19. Puncak Clongop Klaten


Puncak Clongop sejatinya masuk ke dalam wilayah Watugajah, Gedangsari, Gunung Kidul. Tapi, jika kamu dari Jogja atau Solo, akses kemari lebih mudah ditempuh dari Klaten melewati jalan penghubung Klaten–Gunung Kidul. Melewati Bayat, sepanjang jalan kamu akan menemukan beberapa tempat menarik, seperti, Curug Luweng Sampang dan Curug Indah. Untuk mencapai Puncak Clongop, kamu mesti melalui jalan menanjak yang cukup curam. Hati-hati, pakai kendaraan yang sip kalau mau ke sini. Di Puncaknya, kamu akan menemukan panorama pegunungan dan kota Klaten di kejauhan.

20. Deles Indah


Deles Indah berada di desa Sidorejo, kecamatan Kemalang. Disana ada sebuah objek wisata dengan suasana alam pegunungan yang indah yakni Deles Indah. Di Deles Indah, kita bisa melihat pemandangan puncak Gunung Merapi yang legendaris itu. Potensi wisata di Deles Indah ini sebenarnya sangat melimpah. Kita tak cuma bisa menikmati suasana alam pegunungan dengan pemandangan hijaunya. Ada beberapa peninggalan sejarah yang bisa kita temukan di Deles Indah antara lain Bekas pasanggrahan Pakubuwana X, Makam Kyai Mlayopati, Sendang Kali Reno, serta Gua Sapuangin. Sayangnya, potensi wisata di Teles Indah kini mulai teracuhkan akibat erupsi Merapi tahun 2010

21. Kawasan Janti


Janti merupakan sebuah desa yang berada di kecamatan Polanharjo. Desa ini terkenal dengan area pemancingannya. Lokasi desa Janti tidak terlalu jauh dari Umbul Ponggok. Memasuki desa Janti kita akan menjumpai banyak pemancingan yang biasanya menjadi satu dengan resto. Saat hari libur kawasan Janti banyak dikunjungi oleh masyarakat dari Kota Solo dan sekitarnya, Jogja bahkan Semarang. Area persawahan yang luas juga membuat kawasan ini terasa sangat damai

22. Warung Apung Rowo Jombor


Warung apung ini berada di Desa Jombor Krakitan Bayat Klaten, atau berjarak sekitar 6 km dari kota Klaten. Jika di Banjarmasin ada yang namanya Pasar Apung Kuin, di Klaten ada warung apung yang tidak biasa dijumpai di tempat lain di Indonesia. Di tempat ini berderet warung-warung apung yang menjajakan makanan dengan bahan dasar ikan tawar, Anda bisa menikmati semua masakan di sini sambil terapung di atas air. Tentu hal ini akan memberikan sebuah pengalaman yang mengesankan.

23. Agrowisata Gondang Winangoen


Agrowisata Gondang Winangoen merupakan tempat wisata yang berada di kawasan pabrik gula gondang, lokasinya berada di Desa Gondang, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten. Disini para wisatawan bisa melihat bagaimana proses pembuatan gula pasir dan mengunjungi museum gula dimana anda bisa mengetahui sejarah industri gula dari masa ke masa, selain itu disini juga ada Green Park yang menyediakan waterpark serta permainan seperti outbound, flying fox dan lain sebagainya.
Read More

Jumat, 30 Oktober 2015

Gua Kalisuci

Gua Kalisuci Terletak di Desa Pacarejo Semanu, dengan jarak 12 km dari Wonosari. Kalisuci yang terletak di Padukuhan Jetis Wetan Desa Pacarejo, Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Koordinat GPS S8 ° 0'34.76 "E110 ° 38'21.36" . Adalah wisata yang menawarkan pinggiran sungai (rafting) di bawah tanah sekaligus pinggiran gua (cave tubing).
  
Keunikan ditemui fenomena pembentukan bentang alam, permukaan terbentuk runtuhnya depresi yang membentuk gua vertikal dan pembentukan bentuk positif bukit karst berbentuk kerucut, sedangkan di bawah permukaan dalam bentuk sungai bawah tanah yang mengalir melalui gua horizontal adalah sistem sungai bawah tanah yang saling berhubungan satu sama lain di daerah karst Gunung. Di daerah ini, wisatawan dapat melakukan aktivitas gua pinggiran dengan menggunakan peralatan khusus seperti perahu, tali, dan lain-lain. Wisatawan juga dapat menikmati keindahan Kalisuci gua dengan stalaktit dan stalagmit, keindahan dan kesejukan yang menyatu dan petualangan menantang.

Melewati sungai yang mengalir melalui gua bawah tanah menjadi salah satu potensi pariwisata tempat ini yang ditawarkan. Dengan panduan, Anda akan diajak untuk hanyut ke gua Kalisuci dan Luweng Glatik (gua Glatik). Tidak dapat berenang, semua pengunjung akan dilengkapi dengan pelampung dan helm sebagai alat standar keselamatan. Goa ini cukup panjang dengan langit-langit yang cukup tinggi dan kedalaman sungai sekitar 2-3 meter. Sepanjang perjalanan juga akan banyak penjelasan dari pemandu. Di gua ini cukup gelap dan tidak memberikan informasi untuk menjaga ekosistem yang ada di dalam gua.

Sungai bawah tanah yang mengalir di bawah pegunungan kapur yang bermuara ke laut selatan pulau Jawa.Merupakan salah satu dari tiga pusat wisata petualangan cave tubing di dunia, setelah Meksiko dan Selandia Baru.

Kalisuci gua karst tur dengan sungai bawah tanah yang saat ini digunakan sebagai objek wisata baru di Gunung Kidul. Kalisuci yang terletak sekitar 10 kilometer dari Wonosari justru desa Pacarejo, Semanu, Gunung.

Cave Tubing terletak di desa wisata dari Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul sekitar 60 kilometer dari kota Yogyakarta, membutuhkan waktu sekitar 1,5-2 jam perjalanan.

Kami menyarankan Anda menggunakan kendaraan pribadi untuk sampai ke lokasi Cave Tubing Kalisuci. Mengingat kondisi jalan seperti naik turunnya akan membutuhkan stamina kendaraan yang sangat baik. Sebelum sampai ke lokasi basecamp, peserta harus melewati medan berbatu sekitar 500 meter, dan hanya dapat dicapai dengan berjalan kaki.

Cave Tubing sampai ke lokasi, Anda akan melihat sungai bawah tanah dengan air yang mengalir melalui gua - gua Grubug karst seperti gua dan gua Jomblang sering digunakan kelompok pecinta alam untuk mencari gua.

Bagi mereka yang suka petualangan dengan alam, Cave Tubing Kalisuci Wonosari Yogyakarta bisa menjadi pilihan liburan kami di kota Yogyakarta. Cave Tubing Kalisuci sendiri terletak di Jetis, Pacarejo, Semanu, Gunung Kidul. Lokasi ini adalah 50 km dari kota Yogyakarta dan sekitar 10 km dari Wonosari.


Cave Tubing sendiri merupakan perpaduan antara rafting (arung jeram) dengan caving (caving), gua Kalisuci memiliki aliran deras air dan sungai yang terletak di dalam gua, maka cocoklah ketika aktivitas liar bebas telah menjadi tantangan yang menakjubkan untuk pecinta petualangan alam .
Read More